Langsung ke konten utama

Bertemu kamu di hari minggu itu sesuatu :)

Tidak banyak yang tau tentang dirimu.. Ada satu, dua, tiga.. Ya, hanya beberapa.. Namun, tak semuanya mengenal betul tentang cerita diantara diriku, dan dirimu.. Cerita tentang kita..
Mengenal dirimu itu, seperti mengenal orang baru.. Tapi, memang betul itu. Aku bahkan baru tau kamu malam itu. Lepas dari "pertemuan" tentang "ditemukannya" puntung rokok di area rumah pamanku.. Itupun, aku tidak dapat lihat jelas wajahmu.. Sekilas, hanya dibantu cahaya lampu..

Sampai akhirnya, waktu itu tiba. Kita dipertemukan oleh sebuah kesengajaan yang sebetulnya tidak sengaja mempertemukan aku dan kamu, untuk yang kedua kalinya..
Deg-degan? Pasti. Ini kali pertama, aku dan kamu berkenalan secara resmi. Berjabat tangan, menyebutkan nama. Dan, sudah itu saja.. 
Aku bingung harus bagaimana? 
Kau pun mungkin merasakan yang sama.. 
Walau sepertinya, banyak diantara mereka, orang-orang disekitar kita, yang mempertemukan kita berdua, berharap lebih dari sekedar menyebut nama..

Lewat beberapa bulan, aku memberanikan diri untuk membuka jalan yang sempat hilang.. Dan untungnya, kau pun melalui jalan yang sama.. Sampai pada akhirnya, kita sedikit jauh lebih baik dari sekedar mengingat nama :)
Satu dua tiga bulan, akhirnya waktunya untuk kita dipertemukan. Disebuah ketidaksengajaan yang sengaja direncanakan.. Bertemu kamu di hari minggu. Di kotaku.. Di kota yang (mungkin) baru bagimu. Tapi, intinya tetap satu, kita bertemu di hari minggu  :)
Semoga, di bulan empat dan lima, sebelum kamu kembali melanglangbuana di udara, masih ada kesempatan lain untuk kita kembali berjumpa, amiinn :)

Komentar